Whatsapp 0851 7215 1909
dpmd@kalteng.go.id Jl. Brigjen Katamso No.9 Palangka Raya

Upacara Hari Pendidikan Nasional, Hari Bumi, dan Hari OTDA Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah

Header Image

Peringatan Hardiknas Tahun 2026 ini adalah sebuah momentum refleksi yang tidak sekadar seremonial, tetapi menjadi titik tolak untuk meneguhkan arah dan keberanian dalam mentransformasi pendidikan Indonesia

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalimantan Tengah, H. Aryawan turut hadir pada Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Hari Bumi, dan Hari Otonomi Daerah (OTDA) Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang dipimpin secara langsung oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Fajar Riza Ul Haq bertempat di Halaman Kantor Gubernur, Sabtu (2/5/2026). 

Wamen Dikdasmen RI Fajar Riza Ul Haq dalam amanat yang dibacakannya menyampaikan Peringatan Hardiknas Tahun 2026 ini adalah sebuah momentum refleksi yang tidak sekadar seremonial, tetapi menjadi titik tolak untuk meneguhkan arah dan keberanian dalam mentransformasi pendidikan Indonesia. “Pendidikan pada hakikatnya adalah proses memanusiakan manusia, bukan sekadar transfer pengetahuan, melainkan proses menumbuhkan potensi, membangun karakter, dan menyiapkan generasi yang mampu menjawab tantangan zaman,” tutur Wamen Dikdasmen.

Terkait dengan Peringatan Hari Bumi, pendidikan tidak boleh terpisah dari realitas krisis global yang sedang dihadapi, perubahan iklim, degradasi lingkungan, dan krisis sumber daya. Ini menjadi tantangan nyata yang akan diwarisi oleh generasi muda. Tema peringatan “Kekuatan Kita, Planet Kita” menegaskan bahwa masa depan bumi berada di tangan semua pihak di mana pendidikan mengambil peran lebih strategis, yakni menanamkan kesadaran ekologis sejak dini, mengintegrasikan isu lingkungan dalam proses pembelajaran, dan mendorong aksi nyata di sekolah mulai dari pengelolaan sampah, penghematan energi, hingga penghijauan lingkungan karena setiap langkah kecil yang dilakukan akan menentukan kualitas kehidupan generasi mendatang.

Begitu juga terkait dengan momentum Hari OTDA, juga memberikan pesan penting bahwa keberhasilan pembangunan, termasuk pendidikan, tidak bisa bertumpu pada Pemerintah Pusat semata. “Sinergi antara Pusat dan Daerah adalah kunci utama,” tegasnya.

Sementara itu, di Kalteng, peran ini menjadi semakin strategis. Daerah ini bukan hanya pusat pertumbuhan, melainkan juga penjaga ekosistem penting bagi keberlanjutan lingkungan Indonesia. Pendidikan di daerah ini harus mampu mengintegrasikan kearifan lokal dengan tantangan global, membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki kesadaran ekologis yang kuat.

 


Gambar Berkaitan:


Mencari data/informasi lainnya?

Lakukan pencarian atau isikan formulir layanan online PPID.